Menikmati Wisata Ekonomis di Curug Cipamingkis

curug cipamingkis - travelusmuliawan

Buat saya, berwisata adalah salah satu cara paling ampuh untuk menghilangkan penat dan melarikan diri dari hiruk pikuk kota Jakarta. Kali ini, saya memilih Curug Cipamingkis sebagai tujuan pelarian bersama keluarga.

Curug Cipamingkis merupakan objek wisata air terjun yang terletak di Desa Wargajaya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Spot wisata ini jaraknya sekitar 80 kilometer dari Jakarta. Meskipun letaknya di Sukamakmur, banyak orang menyebut curug ini di Jonggol.

Sebelum berkunjung pada tahun 2019 ini, saya pernah singgah di Curug Cipamingkis pada awal tahun 2015. Kunjungan pertama ke Cipamingkis meninggalkan kesan positif buat saya. Itulah salah satu alasan saya memilih kembali ke Cipamingkis bersama keluarga.

Kenapa Pilih Curug Cipamingkis?

Selain karena kesan positif yang saya dapatkan pada kunjungan pertama ke Curug Cipamingkis, saya juga punya sejumlah alasan lain memilih Cipamingkis sebagai tujuan wisata keluarga. Kalau mau tau alasannya, simak baik-baik cerita saya di bawah ini ya.

Biayanya terjangkau

Pertimbangan pertama saya saat memilih spot wisata untuk didatangi adalah biayanya. Biaya liburan ke Cipamingkis cukup murah. Pada 2015 lalu, tiap pengunjung dikenakan tarif Rp 5 ribu. Pada 2019, tarifnya naik sebesar Rp 30 ribu, menjadi Rp 35 ribu per orang.

Meski harga tiketnya naik, buat saya Cipamingkis masih worth it. Sebab, Cipamingkis sudah berkembang pesat dan dikelola dengan baik. Bukan cuma air terjun, kini Cipamingkis juga dilengkapi dengan dua kolam renang, spot foto, dan arena bermain untuk anak.

Dekat dari rumah

Alasan kedua saya memilih Cipamingkis adalah jaraknya yang relatif dekat dari rumah. Sebagai gambaran, jarak dari rumah saya di daerah Bekasi Timur ke pusat kota Bogor adalah sekitar 70 km, sedangkan jarak dari rumah saya ke Cipamingkis cuma 58 km.

Perjalanan dari rumah ke Cipamingkis bisa ditempuh dalam 2 jam dengan mobil karena lalu lintasnya relatif lancar. Kalaupun macet, paling cuma di persimpangan jalan. Bukan kemacetan horor yang sering banget terjadi di Bogor kota saat akhir pekan tiba.

Ramah untuk keluarga

Karena saya punya anak yang baru berumur satu tahun, saya selalu mempertimbangkan apakah tempat wisata yang ingin didatangi ramah untuk anak. Menurut saya, Curug Cipamingkis nggak cuma ramah untuk anak, tapi juga ramah untuk keluarga.

Di sana tersedia lapangan beralas rumput yang luas, cocok untuk anak-anak yang mau belajar jalan. Rerumputan itu juga enak untuk duduk-duduk sambil makan bareng keluarga. Tapi harus tetap hati-hati ya, karena tanahnya tidak rata dan sebagian beralas bebatuan.

Air terjunnya mudah dijangkau

Air terjun Cipamingkis relatif mudah untuk dijangkau dengan berjalan kaki. Jaraknya tidak sampai 100 meter dari pintu masuk. Petunjuk jalannya jelas dan jalan setapak menuju ke titik air terjun sudah rapi, jadi teman-teman nggak perlu khawatir nyasar.

Meski mudah dijangkau, perjalanan dari pintu masuk ke air terjun berupa tanjakan yang relatif terjal. Teman-teman harus hati-hati, apalagi kalau bawa anak kecil. Untuk orang tua, mungkin medan ke air terjun terasa lebih berat, jadi harus sering istirahat.

Perjalanan ke Curug Cipamingkis

Keindahan selalu dicapai dengan perjuangan yang ekstra. Begitu juga yang saya alami selama perjalanan menuju ke Curug Cipamingkis. Tips di bawah ini bisa teman-teman jadikan pegangan sebelum berkunjung ke Cipamingkis. Kalau mau ke sana, baca baik-baik cerita saya!

Waspadai tanjakan terjal

Medan ke Cipamingkis nggak gampang, khususnya setelah pasar Sukamakmur. Teman-teman akan menemukan tanjakan terjal dan berliku dengan jalanan yang nggak terlalu luas. Supaya aman, persiapkan kendaraan teman-teman dengan baik. Jangan sampai nggak kuat nanjak dan mogok.

Harus punya skill nyetir

Karena sepanjang perjalanan banyak tanjakan dan tikungan yang terjal sekaligus, skill nyetir teman-teman harus oke. Kalau bawa mobil, sebaiknya gunakan gigi rendah, misalnya gigi 1 dan 2. Selain itu, usahakan juga jangan terlalu penuh penumpangnya. Takutnya nggak kuat nanjak.

Siapkan baju ganti

Jangan sampai lupa bawa baju ganti saat merencanakan liburan di air terjun. Sayang kan, kalau nggak bisa nikmatin segarnya Curug Cipamingkis gara-gara bajunya ketinggalan. Kalau datang di musim hujan, jangan lupa bawa jaket yang tebal karena udaranya dingin banget.

Berapa Biaya yang Dibutuhkan?

Mungkin teman-teman bertanya, berapa total biaya yang dihabiskan saat berkunjung ke sana? Yang pasti, tiket per orang adalah Rp 35 ribu, biaya parkir mobil Rp 10 ribu, motor Rp 5 ribu. Biaya itu sudah include semuanya, kecuali kalau teman-teman mau kemping atau menginap.

Kalau mau kemping, teman-teman sebaiknya bawa tenda sendiri. Soalnya petugas di Cipamingkis bilang, persediaan tenda di Cipamingkis terbatas. Khawatir kehabisan tenda. Biaya kemping adalah Rp 60 ribu per malam. Itu udah include semuanya, kecuali parkir.

Selain tempat kemah, pengelola Cipamingkis juga menyediakan penginapan. Harga penginapannya bervariasi, mulai dari Rp 300 ribu sampai Rp 3 juta, tergantung ukurannya. Kalau berencana menyewa penginapan, sebaiknya booking dulu beberapa hari sebelumnya.

Meskipun tempatnya enak dan nyaman, jangan lupa diri ya teman-teman. Usahakan untuk selalu berhati-hati, terutama di wilayah air terjun. Dari pengalaman saya ke Curug Cipamingkis kemarin, sebagian dasar air terjun berlumut, jadinya licin kalau terinjak.

Selamat berlibur!

Baca cerita lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *