Tips Aman Memilih Catering Pernikahan

Catering - travelusmuliawan

Catering bisa dibilang merupakan hal paling krusial di dalam resepsi pernikahan. Saking pusingnya milih dan ngurus catering, banyak calon penganten justru lupa mempersiapkan diri menghadapi kehidupan setelah nikah.

Jujur, saya dan pasangan juga ngerasain pusingnya ngurus catering, hehe… Karena itulah, di artikel ini saya mau bagi-bagi sedikit tips tentang cara memilih dan ngurus catering untuk pernikahan. Harapannya, supaya teman-teman nggak salah langkah saat pilih catering. Disimak ya!

1. Cari catering yang bermitra sama gedung

Biasanya pihak gedung yang mau disewa sudah kerja sama dengan beberapa vendor catering. Tim marketing gedungnya pasti langsung ngasih beberapa brosur vendor catering yang direkomendasikan waktu kita mulai tanya-tanya soal penyewaan gedung itu. Kita juga bisa tanya-tanya langsung ke pihak gedung soal rekomendasi catering.

Kenapa harus pake catering yang sudah bermitra sama gedung? Soalnya kalau pake catering yang bukan mitra gedung, kita akan kena charge. Tiap gedung besaran charge-nya beda-beda. Di gedung tempat saya nikah, biaya charge-nya sekitar 5 jutaan. Besarnya biaya charge ini bisa ditanyakan langsung ke pihak gedung.

2. Sortir sesuai kebutuhan dan bujet

Setelah dapet brosur vendor catering dari pihak gedung, mulailah untuk menyortir vendor-vendor itu sesuai bujet dan kebutuhan. Sebaiknya kita harus tau dulu kualitas masing-masing vendor. Kita bisa cari info dengan cara tanya ke teman atau keluarga yang pernah pakai vendor-vendor itu.

Kita juga bisa mulai tanya-tanya pricelist, survei harga antara catering yang satu dengan catering yang lain. Pengalaman saya kemarin, pembawaan orang marketing vendor catering itu ngaruh banget lho! Kalau orangnya enak, bawaannya jadi asik aja. Sebaliknya, kalau orangnya nggak asik, kitanya juga jadi nggak nyaman.

3. Test food untuk cek kualitas

Setelah menyortir dan menenukan beberapa vendor yang kira-kira oke, mulailah untuk test food. Kita bisa tanya jadwal test food ke pihak cateringnya. Saran saya, jangan terlalu banyak pilihan catering, maksimal 5 deh. Kalau kebanyakan nanti malah jadi bingung dan jadi kelamaan.

Test food itu bukan cuma untuk mencicipi rasa makanannya. Kita juga harus ngeliat cara penyajian makanannya, kebersihan, penataan, dan pelayanannya. Selain itu, kita juga bisa sekalian melihat dekorasi, pakaian, make up, dokumentasi, dan lainnya. Soalnya, biasanya catering itu menjual satu paket makanan dengan printilan yang saya sebutkan tadi.

4. Cari tau benefit apa yang dikasih

Selain menilai makanan, dekorasi, dan printilannya, usahakan untuk cari tau benefit apa yang bisa didapat antara satu catering dengan catering lainnya. Beberapa catering mungkin menawarkan cita rasa masakan yang enak, tapi mereka mematok harga yang mahal dan nggak dapet bonus-bonus.

Kalau bujetnya masih cukup, nggak ada salahnya untuk pilih catering yang terbaik. Tapi kalau bujetnya mepet, saran saya cobalah untuk cari catering yang harganya agak miring, tapi kualitas tetap oke. Pastikan juga, catering itu menyediakan paketan dengan yang sesuai dengan kebutuhan.

5. Harus bawel ke pihak catering

Setelah memutuskan untuk memilih satu catering, kita harus pastikan apa yang dikasih  vendor sesuai sama yang kita inginkan. Menurut saya, sebagai klien kita harus bawel. Bawel di sini maksudnya harus sering mengingatkan pihak catering tentang hal-hal yang kita mau sesuai perjanjian.

Berdasarkan pengalaman saya, saya sempat kecewa karena tim make up rekanan vendor catering datang telat. Alhasil acaranya jadi ngaret. Saya juga kecewa karena ada 1 menu makanan yang nggak sesuai sama permintaan. Nah, hal-hal kayak ginilah yang mengharuskan kita untuk bawel.

Itulah beberapa tips yang bisa saya bagikan seputar pemilihan catering untuk pernikahan. Tips-tips di atas hanya berdasarkan pengalaman saya aja ya. Bisa salah, bisa juga benar. Yang terpenting, seuaikan sama kebutuhan masing-masing aja. Semoga bermanfaat!

Baca cerita lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *