Terjebak Tipu Daya Calo Bus Antar Kota

Terjebak tipu daya calo bus akap - travelusmuliawan.com

Selama ini saya sering dengar keluhan penumpang bus antar kota soal keberadaan calo bus yang berkeliaran di terminal. Nggak kebayang sebelumnya, saya pun merasakan tipu daya calo bus antar kota saat melakukan perjalanan dadakan ke Yogyakarta.

Pengalaman berkunjung ke Jogja dengan bus antar kota di pertengahan tahun 2018 adalah pengalaman pertama buat saya. Secara, selama ini saya sering pulang kampung dengan mobil atau pakai kereta api. Di perjalanan kali ini, saya terpaksa naik bus karena saya ketinggalan kereta. Di saat yang sama, saya harus buru-buru sampai di Jogja.

Waktu di loket saya sempet tanya, “Bu, nanti kita pake bus ini?” tanya saya sambil menunjuk gambar bus Tiara Mas (kalo nggak salah) berwarna merah. Busnya cukup mewah, jadi saya rasa wajar kalo harganya Rp 250 ribu. Apalagi waktu itu mendekati long weekend. Akhirnya saya bayar tiketnya Rp 250 ribu perorang.

Setelah itu saya diantar si calo ke lantai paling atas, tempat bus diparkir. Di sana saya ketemu bapak penjaga tiket. Di situ saya kaget karena ternyata bapak itu bilang kalo kita naik bus SAN. Si bapak langsung menunjuk bisnya di kejauhan. Saya merasa dibohongi, tapi nggak bisa berbuat apa-apa karena sudah keburu bayar.

Saya kaget untuk kedua kalinya pas pertama kali menginjakkan kaki di dalam bis. Bisnya memang kelas eksekutif, bangkunya nyaman, tapi aromanya itu ganggu penciuman banget. Antara bau ketek, bau keringet, bau apek bercampur jadi satu. Usut punya usut, ternyata bis ini sudah 3 hari berangkat dari Jambi. Gilak!

Mogok Berkali-kali

Setelah ketinggalan kereta, kejebak calo, dan naik bus yang baunya apek, penderitaan saya nggak berhenti sampai di situ. Sepanjang perjalanan, bus PO SAN yang saya naikin ini mogok berkali-kali. Kalo dihitung, mungkin sekitar 4 kali. Mogok pertama di daerah Cikampek, kedua di Tasik, ketiga di daerah Banjar, terakhir di Kebumen.

Jujur, saya merasa rugi banget naik bus ini. Apalagi, keputusan milih bus ini bukan keputusan saya, tapi keputusan teman saya. Ceritanya, temen saya ini sering naik bus, jadi dia ngerasa paling tau lah soal bus. Sebut aja namanya Mawar. Karena belum pernah naik bus, jadi saya manut sama dia. Eh, ujung-ujungnya malah sengsara sendiri.

Sebetulnya saya sempat nolak untuk berhubungan sama calo, tapi si Mawar ngeyel. Mawar bilang nggak ada pilihan lain. Padahal, saya sudah merencanakan naik bus lain yang lebih dikenal dan lebih on time tentunya. Sebagai konsumen kita bebas dong mau pilih naik bus apa. Tapi lagi-lagi, Mawar ngeyel dan merasa dirinya paling benar.

Oiya, ada satu cerita yang kelewat. Waktu kami tanya-tanya harga di loket, kami sempat tanya. “Pak, ini busnya lewat tol Cipali kan?” tanya saya. Saya mau memastikan bahwa kami bisa sampai Jogja secepatnya untuk ngejar agenda kami. Si bapak bilang iya lewat Cipali. Tapi nyatanya, bus ini lewat Bandung, alias lewat jalur selatan.

Alhasil, rencana sampai di Jogja sore hari musnah begitu aja. Kami berangkat jam 08.30 dan sampai di Jogja jam 24.00. Jadi, total perjalanan kami memakan waktu lebih kurang 16 jam!

Tips Traveling Aman Tanpa Gangguan Calo

Nah, saya mau berbagi beberapa tips traveling aman tanpa gangguan calo bus ke teman-teman semua. Setelah baca, semoga teman-teman nggak bernasib apes kayak saya.

  • Hindari calo! Kalo ada calo yang deketin, cuekin aja. Ajak aja ngobrol-ngobrol biasa. Jangan tergiur kalo busnya nggak jelas, apalagi harganya mahal. Jauhin deh pokoknya.
  • Kalo belum pernah naik bus, supaya aman pilih bus yang namanya udah terkenal deh. Misalnya Budiman, Sinar Jaya, Pahala Kencana, Lorena, atau bus-bus terkenal lainnya.
  • Kalo mau lebih aman, dateng ke pool atau agen bus yang mau dinaikin. Jangan ke terminal. Di agen-agen itu temen-temen bisa pilih kelas bus dan jam keberangkatan sesuai keperluan.

Mungkin itu aja tips dari saya. Pokoknya usahain deh buat menjauh dari tipu daya calo bus kota. Jangan sampai rencana perjalanan kita rusak gara-gara ulah mereka.

Baca cerita lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *