Menembus Hutan Pinus, Merasakan Segarnya Curug Undak Dua

Banyak orang bilang Cidahu merupakan spot wisata yang komplet. Pengunjung bisa kemping mewah (glamping) tanpa perlu repot-repot bawa tenda, bisa juga kemping dengan membawa tenda sendiri, tempatnya mudah diakses, udaranya segar, cocok untuk berbagai kegiatan, ada outbound-nya, dan banyak alternatif wisata yang ditawarkan.

Salah satu objek wisata yang jadi tujuan utama pengunjung di Cidahu adalah Curug Undak Dua. Air terjun ini berada di sisi selatan Gunung Salak, tepatnya di wilayah perbukitan Cangkuang. Jaraknya 1,5 kilometer dari pintu masuk Taman Nasional Halimun Salak. Akses menuju air terjun hanya bisa dilewati pejalan kaki.

Untuk sampai ke Curug Undak Dua, pengunjung butuh waktu sekitar 1 jam berjalan kaki. Medannya berupa jalan setapak berbatu yang menanjak dan menurun di antara kumpulan pohon pinus yang tinggi menjulang. Tenang, perjalanan ke sana tak akan membosankan karena pemandangan berupa hutan pinus yang terhampar di sepanjang jalan.

“Pemandangannya keren cuy! Lewatin hutan-hutan pinus gitu, naik turun gunung, udaranya juga sejuk. Yang paling oke itu pas kita sampai di Curug Undak Dua. Dingin banget airnya!” kata Joevi, teman  dari Bogor yang ikut berkemah.

Di sela-sela pepohonan pinus, kita juga bisa melihat lanskap berupa persawahan dan lembah-lembah yang tampak asri dengan nuansa hijau. Kalau haus, bisa langsung minum air dari sungai yang mengalir menuruni lereng. Jangan khawatir, kualitas air di sana dijamin masih murni karena mengalir langsung dari mata air yang berada di puncak bukit.

Perjuangan naik turun gunung pasti akan terbayar lunas dengan keindahan yang dapat dilihat saat tiba di Curug Undak Dua. Selain jernih, air yang mengalir dari air terjun setinggi gedung berlantai tiga ini juga sangat dingin. Banyak yang meyakini bebatuan di dasar air terjun itu bisa membantu mengobati penyakit rematik dan sejenisnya.

Selain Curug Undak Dua, para pengunjung juga sering datang ke Cidahu untuk menuju ke Kawah Ratu, yang merupakan kawah vulkanis dari Gunung Salak. Kawah Ratu berjarak 5,7 kilometer dari pintu masuk Taman Nasional Halimun Salak. Kalau cuaca cerah, pengunjung bisa mencapai Kawah Ratu dalam waktu dua jam dengan berjalan kaki.

Kalau berniat mengunjungi air terjun ini, disarankan menggunakan sendal gunung atau sepatu yang bergerigi. Jangan coba-coba menggunakan sendal jepit atau sepatu santai, sebab medan pendakian didominasi tanah basah dan bebatuan yang tajam. Kalau memakai sendal jepit dikhawatirkan mudah terpeleset dan membuat kaki terluka.

Video singkat perjalanan ke Curug Undak Dua bisa dinimkati di channel Youtube berikut ini:

Baca cerita lainnya

2 Komentar

  1. I precisely desired to thank you so much yet again. I do not know the things I would have used without the concepts provided by you regarding my theme. Entirely was an absolute frightful dilemma in my view, but considering a expert approach you resolved that took me to leap for fulfillment. I am happy for your guidance as well as have high hopes you know what an amazing job your are doing educating people through a web site. I am sure you have never come across all of us.

  2. I really wanted to construct a quick remark to be able to say thanks to you for all of the fantastic instructions you are showing at this site. My extended internet search has finally been recognized with incredibly good ideas to write about with my guests. I ‘d suppose that we site visitors are rather blessed to live in a really good network with very many marvellous individuals with insightful pointers. I feel pretty privileged to have discovered the webpage and look forward to some more amazing moments reading here. Thanks a lot once more for all the details.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *