Menikmati Suasana Damai di Kaki Lembah Anai

Berkunjung ke Sumatera Barat (Sumbar) belum lengkap jika tidak mampir ke air terjun Lembah Anai. Obyek wisata alam ini berada persis di tepi jalan raya Padang-Bukittinggi, tepatnya di Kecamatan Sepuluh Koto, Kabupaten Tanah Datar.

Air terjun Lembah Anai merupakan bagian dari aliran Sungai Batang Lurah Dalam dari Gunung Singgalang yang mengalir menuju daerah patahan Anai. Air terjun ini berada di bagian barat kawasan Cagar Alam Lembah Anai yang dikelola oleh Kementerian Kehutanan Republik Indonesia.

Air terjun ini adalah tujuan wisata pertama turis lokal dan asing yang ingin berlibur ke Bukittinggi, karena letaknya cuma di pinggir jalan. Pemandu wisatanya biasa mengajak mereka ke sini sesuai paket wisata yang mereka siapkan untuk wisatawan,” ujar Ibu Priska, penjual cendera mata di sekitar Lembah Anai.

Mudah Dijangkau

Lokasinya yang mudah diakses membuat air terjun ini selalu menjadi destinasi favorit para wisatawan yang berkunjung ke Sumbar. Aia Tajun (air terjun dalam bahasa minang) setinggi 35 meter ini hampir selalu ramai setiap akhir pekan tiba, terutama saat musim libur panjang.

Kawasan wisata Lembah Anai ini sangat cocok untuk bersantai sejenak di tengah perjalanan panjang menuju Bukittinggi. Pengunjung juga bisa berfoto dengan latar belakang air terjun yang berdiri kokoh dan tinggi menjulang di tepi jalan sambil menikmati makanan dan cinderamata khas Sumatera Barat.

Untuk masuk dan mendekat ke bawah air terjun Lembah Anai, pengunjung wajib membayar tiket masuk sebesar Rp 3.000. Pintu masuk air terjun berada sekitar 200 meter dari tempat parkir. Jarak air terjun dari pintu masuk cuma sekitar 100 meter. Jika tidak ingin singgah, keindahan air terjun ini juga bisa dinikmati dari dalam kendaraan.

Bukan hanya aliran airnya yang deras, keindahan alam Lembah Anai semakin lengkap dengan kehadiran monyet-monyet liar yang hidup di tebing sekitar lembah. Binatang primata itu selalu menampakkan diri di sekitar aliran air ketika malam berganti siang, terutama saat air terjun sepi pengunjung.

 

Di seberang air terjun Lembah Anai terdapat lintasan kereta api yang sudah tidak digunakan lagi. Pemandangan Lembah Anai terlihat jelas dari sini.

Kecantikan Lembah Anai juga bisa dilihat dari sudut pandang yang lain tanpa perlu membayar tiket masuk kawasan wisata. Spot menarik itu berada di seberang air terjun, tepatnya di atas perlintasan kereta api wisata yang sudah tidak aktif. Dahulu, rel kereta api ini menghubungkan Padang dengan Bukittinggi.

Ramainya pengunjung menjadi berkah tersendiri bagi para pedagang di sekitarnya. Salah satu yang paling merasakannya adalah Ibu Priska. Dia sudah cukup lama berjualan cinderamata khas Sumbar di kawasan wisata Lembah Anai. Barang dagangannya beragam, mulai dari baju, topi, sampai gantungan kunci.

“Alhamdulillah pendapatan saya lancar karena banyak pengunjung yang datang. Mereka selalu mampir untuk membeli oleh-oleh cendera mata khas Sumbar. Buat kami para pedagang, Lembah Anai jadi berkah tersendiri. Makanya kami tidak ingin pindah dari sini,” kata Ibu Priska.

Rawan Banjir Bandang

Meski tampak indah jika dipandang mata, wisatawan tidak disarankan berkunjung saat hujan lebat mengguyur kawasan ini. Sebab, volume air terjun ini bisa meningkat drastis membanjiri jalanan. Bahkan, dalam beberapa tahun, banjir yang terjadi di sini sampai memutus akses Padang-Bukittinggi.

Menurut penuturan Ibu Priska, air terjun Lembah Anai beberapa kali meluap dan memutus jalan utama Padang-Bukittinggi. Luapan air terjun itu tidak hanya menutupi jalan, tapi juga sampai merusak jalannya. Akibatnya, jalur ini pun lumpuh total dan tidak bisa dilalui sama sekali.

“Di sini sering banjir. Air meluap dari atas sana (sambil menunjuk ke puncak air terjun). Kalau sudah banjir, jalan ini hampir pasti ditutup karena tidak bisa dilalui sama sekali. Kalau sudah begitu, otomatis pendapatan kami para pedagang menurun drastis karena tidak ada pengunjung yang datang,” ujar Ibu Priska.

*Artikel ini juga tayang di Kompas.com

Baca cerita lainnya

13 Komentar

  1. My spouse and i have been cheerful that Ervin could round up his survey using the ideas he gained through the web page. It’s not at all simplistic just to be giving out helpful hints which usually many people could have been trying to sell. So we acknowledge we’ve got the writer to thank for that. The most important explanations you have made, the straightforward web site navigation, the friendships you can make it possible to create – it’s got all incredible, and it is making our son in addition to the family imagine that the theme is exciting, and that’s seriously essential. Many thanks for all the pieces!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *