Flores Tak Seburuk Iklan Aqua

flores - travelus muliawan

Judul di atas adalah perwujudan dari kesan saya terhadap Flores. Setelah berkunjung dan menjamahi sebagian kecil wilayahnya, pemahaman saya tentang Flores berubah 180 derajat. Dulu saya mengira Flores itu panas, sekarang saya jadi tau bahwa Flores tak seburuk iklan Aqua.

Beberapa tahun┬álalu produsen air minum kemasan Aqua pernah membuat iklan yang menggambarkan kekeringan di Flores. Dengan tagline andalan “Sumber Air Su Dekat” mereka mengisahkan kesulitan masyarakat di Flores dalam mendapatkan air bersih.

Tapi fenomena itu sama sekali tak saya lihat selama di Flores. Pulau yang masuk wilayah administratif Provinsi Nisa Tenggara Timur itu punya alam yang indah, gunung-gunung yang tinggi, tanah yang subur, sumber air yang melimpah, serta kekayaan alam lainnya.

Semoga foto-foto di bawah ini bisa mewakili keindahan Flores…

flores - travelusmuliawan
Pemandangan indah saat matahari terbit di puncak Gunung Kelimutu. Foto diambil di puncak Kelimutu sekitar pukul 05.15 pagi.
flores - travelusmuliawan
Salah satu spot rahasia yang ditunjukkan Pak Rafli dkk kepada kami di kawasan Taman Nasional Komodo. Pantai Namong namanya.
flores - travelusmuliawan
Selain diajak ke Pantai Namong, kami juga diajak ke spot rahasia lainnya, yaitu Pulau Singa. Pulau ini berbentuk seperti kepala singa.
flores - travelusmuliawan
Setelah kenyang, Komodo kembali menjadi hewan pemalas. Mereka bisa bertahan hidup tanpa makan setidaknya satu bulan.
flores - travelusmuliawan
Sebagian wilayah Ruteng, Manggarai Timur, terlihat dari puncak bukit di Desa Cancar. Di puncak bukit itu kita juga bisa melihat linko.
flores - travelusmuliawan
Ende bukan hanya nama kota di Pulau Flores, tapi juga nama sebuah pulau di sebelah selatan Pulau Flores.
flores - travelusmuliawan
Air terjun mini di Pemandian Air Panas Soa, Bajawa. Tempat ini cocok untuk berendam sambil melepas lelah setelah berjalan jauh.
flores - travelusmuliawan
Pepohonan di Taman Nasional Kelimutu mulai menghijau sejak musim hujan datang. Tempat ini sangat segar dan asri.

 

flores - travelusmuliawan
Penduduk desa adat Bena di Bajawa masih mempertahankan budaya zaman megalitikum, seperti berburu, meramu, dan menenun pakaian.
flores - travelusmuliawan
Pelabuhan Labuan Bajo selalu dipadati pengunjung. Pelabuhan itu adalah pintu masuk utama menuju ke Taman Nasional Komodo.
flores - travelusmuliawan
Perairain Taman Nasional Komodo dilihat dari puncak Gili Lawa. Di sana terlihat gradasi warna yang menunjukkan kedalaman laut.
flores - travelusmuliawan
Indahnya pemandangan matahari tenggelam yang direkam di atas kapal saat mengarungi perairan Labuan Bajo.

 

Baca cerita lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *