Cara Periksa Kehamilan Pakai Test Pack

Kehamilan pertama jadi momen yang sangat mendebarkan buat saya, istri, dan mungkin juga buat pasangan yang baru menikah. Apalagi, istri saya ketahuan positif hamil lewat test pack sebulan lebih sedikit sejak kami menikah.

Istri saya memutuskan untuk melakukan test pack setelah telat haid sekitar 3 minggu. Sempat ragu juga mau test pack apa enggak. Soalnya, istri saya bilang kalau haidnya suka enggak teratur.

Atas saran dari ibu mertua, akhirnya saya beli test pack di apotek. Pertama kalinya ke apotek buat beli test pack, saya bingung sendiri. Akhirnya daripada salah, saya tanya ke pelayan di apoteknya.

Untuk memastikan akurasi hasilnya, saya beli 2 test pack yang beda merek. Jujur, awalnya cuma iseng aja beli test pack, biar ibu mertua nggak penasaran. Tapi setelah dicek, hasilnya positif.

Cara Menggunakan Test Pack

Buat yang bener-bener belum tau, test pack adalah alat untuk periksa kehamilan portable yang bisa digunakan secara mandiri oleh perempuan.

Ada 2 hal yang harus disiapkan sebelum menggunakan test pack. Pertama, siapkan dulu test pack-nya. Kedua, ambil wadah buat nampung pipis. Setelah itu, yang harus dilakukan adalah:

  1. Tuang pipis ke dalam wadah tadi. Sedikit aja, enggak usah banyak-banyak.
  2. Celupkan testpack ke dalam wadah berisi pipis tadi.
  3. Setelah dicelupkan, tunggu sekitar 5-10 detik, baru diangkat. Lebih lama lebih bagus si.
  4. Amati perubahan garis di test pack-nya. Kalau muncul stripnya 2 berarti positif. Kalau stripnya cuma 1 berarti negatif.

Dari yang istri saya lakukan, lebih baik tesnya pagi-pagi pakai pipis pertama setelah bangun tidur. Menurut referensi yang saya baca, tes dengan pipis pertama akan membantu supaya hasilnya lebih akurat.

Kenapa harus pagi-pagi? Soalnya kadar hormon kehamilan itu lebih tinggi di pagi hari. Makanya, perempuan dianjurkan untuk test pack pagi-pagi, tepat setelah bangun tidur.

Waktu itu saya coba 2 kali tes di hari yang berbeda. Di test pertama, garis yang muncul ada 2, tapi masih samar-samar. Karena belom 100% percaya sama hasilnya, istri saya coba tes lagi keesokan harinya dengan test pack yang beda merek. Di tes kedua, garisnya makin kelihatan jelas.

Apa Kata Dokter?

Kalau masih ragu sama hasil test pack-nya, temen-temen bisa langsung periksa ke bidan atau dokter kandungan. Kalian enggak usah buru-buru buat ke bidan atau dokter kalo telat haidnya baru beberapa hari. Kata dokter, butuh waktu minimal seminggu untuk ngeliat hasil dari proses pembuahan.

Kalau baru telat beberapa hari terus buru-buru dicek, yang ada nanti belum ketahuan hamil atau enggak. Jadi kita keburu nganggap negatif karena garis yang muncul di test pack cuma 1 karena kecepetan tesnya. Padahal, bisa aja positif karena proses pembuahan masih berlangsung.

Kata dokter, amannya sih periksa pakai test pack kalau telat haidnya udah 2 sampai 4 minggu. Biar positif atau negatifnya bener-bener keliatan. Sekaligus buat memastikan, hamil atau enggak.

Cerita ini juga tayang di kanal Youtube istri saya. Kalau lebih suka nonton daripada baca, silakan mampir ke kanal Youtube Sesha Fazriani ya. Semoga bermanfaat!

 

Nikmati cerita lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *