Ada Nama Sabang di Perang Dunia II

Bunker Jepang, yang letaknya nggak jauh dari Pantai Anoi Itam selalu jadi salah satu destinasi wisata favorit di Sabang. Bungker ini bisa dicapai dalam waktu 30 menit dari pusat kota Sabang. Ada apa aja sih di sana?

Selain menyajikan pemandangan hamparan laut yang luas, Bunker Jepang ini ternyata juga jadi bagian penting dalam sejarah Perang Dunia II. Hal itu bisa dilihat dari peninggalan sejarah yang masih tersisa.

Kalau berkunjung ke sana, kita bisa melihat ruangan-ruangan gelap yang dulunya merupakan ruang pertemuan dan juga penjara. Selain itu, di sana juga ada pos pantau dan meriam yang menghadap ke laut.

“Sabang bukan sekadar kota kecil di ujung barat Indonesia…”

Menurut informasi yang tertulis di sana, Bunker Jepang sempat menjadi pangkalan armada laut Jepang pada masa Perang Dunia II, tepatnya pada kurun waktu 1942-1945. Bunker itu dijadikan tempat memantau pergerakan sekutu yang bergerak di Samudera Hindia.

Bunker Jepang itu juga menjadi tempat singgah armada laut Jepang untuk mengisi bahan bakar dan air sebelum bertempur dengan tentara sekutu. Tempat itu resmi ditinggalkan Jepang pada 1 September 1945 setelah mereka kalah dari tentara sekutu.

Kalau mampir ke Bunker Jepang, usahakan berjalan ke arah laut. Di sana ada karang-karang yang indah dan cocok buat foto-foto. Tiupan angin dari Laut Andaman juga membuat suasana semakin syahdu. Kalau udah mampir, dijamin betah berlama-lama di sana.

Selamat liburan!

Baca cerita lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *