Tips Aman Berkunjung ke Manta Point

Manta Point berada di tengah-tengah perairan Taman Nasional Komodo (Foto: Suci)

Manta Point berada di tengah-tengah perairan Taman Nasional Komodo (Foto: Suci)

Tak cuma bentang alam daratnya, bentang alam di dalam laut Kepulauan Komodo juga sangat indah. Salah satu spot wisata bawah laut favorit para wisatawan di Kepulauan Komodo adalah Manta Point, singgasana pari manta.

Manta Point merupakan area laut yang luas di perairan Taman Nasional Komodo. Tanpa tanda apapun, para pelaut di Kepulauan Komodo bisa memahami secara pasti dimana letak rumah dari pari-pari manta itu.

Untuk melihat pari manta dari dekat, pengunjung harus menyelam di kedalaman 8-11 meter. Penyelaman itu bisa dilakukan dengan cara diving atau sekadar snorkeling. Yang jelas, pengunjung wajib berhati-hati.

Pak Baim, kru kapal yang memandu perjalanan kami mengatakan, di spot ini setiap pengunjung harus lebih waspada. Jangan sampai rencana liburan yang disusun sejak lama justru berakhir bencana.

“Arus laut di sini kencang mas. Jadi harus selalu kami dampingi. Apalagi kalau belum jago berenang. Bahaya soalnya. Kami paling repot kalau bawa tamu ke spot ini. Harus selalu didampingi,” kata Pak Baim melanjutkan.

“Salah satu kehebatan orang-orang dari Komodo adalah mereka punya kemampuan navigasi yang di luar akal sehat kita Mereka bisa tau arus laut yang kuat dan lemah, dan juga poin-poin tertentu yang menarik. Salah satunya adalah Manta Point,” kata Beri.

Apa yang wajib diwaspadai di Manta Poin?

1. Arus laut yang kencang
Untuk menyiasati hal ini, pengunjung sebaiknya berenang mengikuti arus laut. Sebab kalau berenang melawan arus, energi kita akan cepat terkuras. Jangan memaksakan diri untuk menyelam. Lihat-lihat dulu kondisi alamnya. Kalau memang butuh foto dokumentasi, mintalah guide untuk menyelam dan memotret pari manta itu dari dekat.

2. Ikuti instruksi guide
Jangan sepelekan instruksi guide. Bagaimanapun, mereka adalah orang lokal yang lebih memahami kondisi laut di wilayah sekitar mereka. Antusias karena melihat pari manta sah-sah aja, tapi jangan sampai mengabaikan keselamatan. Pari manta bisa kok dilihat dari permukaan. Kalau memang kepingin menyelam, jangan jauh-jauh dari guide.

3. Lengkapi peralatan
Sebelum berenang, lengkapilah diri kita dengan peralatan yang memadai. Pilihlah fin, snorkel, dan pelampung yang pas dengan tubuh kita. Berdasarkan pengalaman saya, peralatan yang longgar tidak akan membantu, malah justru mengganggu pergerakan kita di dalam air. Seperti yang saya bilang tadi, pokoknya harus pas!

 

Share this article to Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *