Memandangi Wajah Cantik Sentani dari Singgasana MacArthur

Cuma bisa memandangi keindahan Sentani dari pinggir jalan.
Cuma bisa memandangi keindahan Sentani dari pinggir jalan.

Sebelum menikmati keindahan alam di pedalaman Papua, hampir setiap wisatawan tentu akan lebih dulu melihat pesona Danau Sentani. Sebab, danau terbesar kedua di Indonesia itu berada tepat di ujung landasan pacu Bandara Sentani Jayapura, yang menjadi salah satu pintu masuk utama menuju ke pedalaman Papua.

Selain ukurannya yang besar, keindahan Danau Sentani selalu memikat perhatian karena pulau-pulau kecil di tengahnya, hewan-hewan yang hidup di dalamnya, serta gunung-gunung hijau yang berdiri di sekelilingnya.

Ada banyak cara bisa dilakukan untuk menikmati keindahan Danau Sentani, mulai dari melihat dari pesawat, berperahu di atasnya, atau sekadar bersantai di tepinya sambil memancing bersama teman atau keluarga.

Selain hal-hal yang disebutkan di atas, Danau Sentani juga bisa dinikmati dari Tugu MacArthur, yang berada di puncak Ifar Gunung. Jaraknya sekitar 15 menit dari Bandara Sentani atau satu jam dari pusat kota Jayapura.

Tugu MacArthur merupakan tugu peninggalan seorang Jenderal Amerika bernama Douglas MacArthur. Dia membangun tempat itu sebagai singgasana sekaligus pos pantau saat Perang Pasifik bergejolak antara tahun 1941-1945.

“Pos itu strategis. Tentara Amerika bisa melihat aktivitas tentara sekutu di Bandara Sentani dengan jelas. Tapi tentara sekutu tidak bisa melihat mereka (tentara Amerika) karena ada di puncak gunung,” kata Mas Budi, kakak sepupu saya yang tinggal di Jayapura.

“Kalau mau lihat Danau Sentani lebih baik dari atas Ifar Gunung sana. Pemandangannya bagus banget. Kamu bisa lihat Bandara Sentani juga di sana,” kata Om Wempi, yang sudah lama menetap di Jayapura.

Apa yang bisa kita lihat di sana?

Meski lebih bernuansa sejarah, orang-orang Jayapura justru mengenal Tugu MacArthur sebagai tempat wisata alam. Dari sana, pengunjung bisa melihat keindahan wajah Danau Sentani dari sudut pandang yang berbeda.

Kita juga bisa melihat aktivitas penerbangan di Bandara Sentani. Pemandangan ini terbilang unik karena kita bisa melihat puluhan pesawat mendarat dan lepas landas setiap hari di Bandara Sentani.

Waktu berkesempatan mengunjungi Jayapura beberapa waktu lalu, Tugu MacArthur ini menjadi salah satu spot yang paling mau saya kunjungi. Saya penasaran dengan cerita-cerita orang tentang spot ini.

Sayangnya, rencana saya untuk melihat keindahan Danau Sentani dari puncak Ifar Gunung gagal terwujud. Petugas keamanan di pintu masuk menghentikan mobil yang saya kemudikan tepat di depan pintu masuk.

Tugu MacArthur ini memang tidak bisa dimasuki sembarangan. Pengunjung yang ingin masuk harus lapor dan meninggalkan KTP terlebih dulu di pos penjagaan Resimen Induk Kodam (Rindam) XVII Cendrawasih.

Saya tidak bisa masuk karena para prajurit di sana sedang latihan menembak. Mereka tidak mengizinkan pengunjung masuk karena bahaya. Saya terpaksa pulang dengan hati mengganjal.

Saran saya, kalau mau berkunjung lebih baik sore hari setelah Ashar. Selain bisa menikmati pemandangan Danau Sentani yang berbalut awan jingga saat senja, biasanya sudah tidak ada lagi aktivitas para prajurit di atas sana.

Share this article to Share on Facebook
Facebook
Share on Google+
Google+
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

Baca artikel lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *