Menginjakkan Kaki di Sota, Melihat Titik Paling Timur Nusantara

Tugu Sabang-Merauke berdiri di persimpangan jalan Merauke-Tanah Merah.

Tugu Sabang-Merauke berdiri di persimpangan jalan Merauke-Tanah Merah.

Tak lama setelah mendarat di bandar udara Mopah, Merauke, saya langsung beranjak ke Sota. Sota merupakan sebuah distrik yang berada di titik paling timur di Indonesia. Jaraknya sekitar 80 kilometer dari pusat kota Merauke. Waktu tempuhnya sekitar 2 jam dengan mobil.

Titik paling timur di Indonesia yang berada di Sota itu dilambangkan dengan sebuah tugu berhias burung garuda dan peta Indonesia yang dikenal luas sebagai Tugu Sabang Merauke. Sesuai namanya, Tugu Sabang Merauke cuma ada dua di Indonesia.

Selain di Merauke, satu tugu lainnya ada di Sabang,sebagai simbol titik paling barat Indonesia. Tugu Sabang Merauke berdiri kokoh tepat di titik transit jalan Trans-Papua yang menghubungkan Kabupaten Merauke dengan Kabupaten Boven Digoel.

Perjalanan saya ke Sota tak membosankan karena saya ditemani teman baru dari @Info_Merauke, namanya Dian Saputra. Dia adalah pendatang yang bekerja sebagai teknisi alat berat. Wilayah kerjanya meliputi seluruh wilayah Papua.

Sepanjang perjalanan dari Merauke ke Sota, pemandangan di kanan-kiri jalan didominasi oleh pepohonan bus dan sejumlah penduduk lokal yang tengah berburu binatang. Sebagian besar jalan yang saya lalui merupakan bagian dari Taman Nasional Wasur.

“Kalau lewat jalan ini sore hari, kita bisa melihat penduduk lokal mandi di rawa-rawa yang ada di pinggir jalan. Lucunya, mereka kadang mandi dengan lumpur. Bukannya bersih malah jadi kotor kan? Tapi itulah kebiasaan mereka,” kata Dian.

Aksesnya tidak mudah

Harus diakui, Tugu Sabang-Merauke di Sota masih kalah pamor dari tugu serupa di Sabang. Selain karena letaknya yang jauh di ujung timur Indonesia, akses menuju Sota tidak mudah. Angkutan umum menuju Sota juga sangat sedikit.

Damri yang beroperasi dari Merauke ke Sota setiap hari tarifnya Rp 25 ribu, tetapi jadwalnya sangat sedikit. Angkutan lainnya adalah Hi-line (mobil berpenggerak empat roda), tapi biayanya bisa sampai Rp 1,5 juta perhari.

Keuntungan menyewa Hi Line adalah, pengunjung tak perlu khawatir tersasar atau tertinggal bis. Sebab sopir akan menunggu sampai wisata selesai. Sopir juga siap mengantar pengunjung berkeliling Sota.

Alternatif angkutan lainnya, pengunjung bisa menyarter angkutan umum dari kota Merauke. Tarif sewa dari Merauke ke Sota berkisar antara Rp 300-400 ribu pulang pergi. Tapi tentunya lebih enak kalau datang bersama rombongan.

“Taman bernuansa merah-putih itu dikembangkan oleh seorang polisi yang kini menjabat sebagai Kapolsek Sota, Pak Ma’ruf Suroto. Dengan tangan dinginnya, Ma’ruf menyulap semak belukar menjadi taman yang asri”

Gerbang batas RI-PNG

Selain melihat Tugu Sabang Merauke, pengunjung biasa singgah di Sota untuk menengok gerbang batas Indonesia dengan Papua Nugini. Letaknya sekitar 1 kilometer sebelah timur tugu tersebut. Di sana juga ada Taman Merah-Putih.

Di taman itu banyak tertulis ungkapan yang membakar semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap Indonesia. Contohnya, “Untukmu Indonesia Cintaku Tak Terbatas”, NKRI Harga Mati”, dan moto Kabupaten Merauke “Izakod Bekai Izakod Kai” yang berarti satu hati satu tujuan.

Letak Taman Merah-Putih itu berdampingan dengan Pasar Tradisional Batas Negara. Para pedagang yang umumnya suku marind (suku asli Merauke) biasa menjual makanan, pakaian, dan suvenir khas Merauke kepada pengunjung yang singgah di sana.

“Kita juga bisa foto sama Musamus, sarang rayap yang cuma ada di Merauke. Tinggi maksimal Musamus ini bisa mencapai tiga kali orang dewasa. Kalau ke sini wajib foto dengan Musamus,” kata Dian sembari menunjukkan betapa besarnya Musamus itu.

 

Share this article to Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

One thought on “Menginjakkan Kaki di Sota, Melihat Titik Paling Timur Nusantara

  1. nike roshe one

    I must convey my respect for your kindness in support of persons who require guidance on the issue. Your personal commitment to getting the solution along has been unbelievably valuable and has continually empowered those like me to get to their ambitions. The warm and friendly tips and hints means a great deal a person like me and substantially more to my colleagues. Best wishes; from each one of us.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *