Biar Liburan Tak Sia-sia, Siapkan Tiga Benda Ini Sebelum ke Borobudur

Liburan ke Borobudur
Liburan ke Borobudur.

Candi Borobudur selalu jadi salah satu destinasi wisata favorit di Jawa Tengah. Nggak heran kalau setiap akhir pekan tiba, candi yang terletak di Kabupaten Magelang itu selalu ramai dikunjungi wasatawan.

Selain ingin melihat bentuk candi, umumnya para wisatawan berkunjung untuk melakukan penelitian atau memperlajari sejarah Borobudur melalui papan-papan informasi maupun film dokumenter Borobudur.

Sebelum ke Borobudur, ada baiknya mempersiapkan segala perbekalan dengan baik. Jangan sampai liburannya sia-sia karena kurang persiapan. Berikut ini adalah beberapa benda yang wajib dibawa saat mau liburan ke Borobudur.

Payung

Payung menjadi barang utama yang wajib dibawa saat berkunjung ke Borobudur. Area Borobudur yang luas dengan sedikit pepohonan dan sengatan matahari membuat kita akan cepat kepanasan. Nah, disinilah fungsi payung. Jangan sampai rencana mendaki Borobudur sampai ke puncak batal terwujud karena keburu kepanasan.

Kalau membawa payung dirasa berat dan merepotkan, kita bisa menyewa payung di Borobudur. Hampir di seluruh area candi terdapat para petugas yang menyewakan payung-payung kepada pengunjung. Cukup membayar Rp 10.000 kita bisa membawa payung itu keliling candi. Tapi jangan lupa dikembalikan ya!

Air Minum

Selain payung, air minum menjadi hal penting yang tidak boleh sampai dilupakan saat berkunjung ke Borobudur. Sengatan matahari dan medan pendakian yang terjal membuat tubuh cepat dehidrasi dan kelelahan. Banyak-banyaklah mengonsumsi air mineral karena perjalanan menuju puncak Borobudur akan sangat melelahkan.

Untuk menemani perjalanan, ada baiknya kita juga bawa makanan. Perjalanan yang jauh bisa menguras tenaga. Untuk mengatasinya, siapkan makanan ringan yang mudah dibawa dan disimpan. Jangan lupa sediakan plastik kresek juga ya, supaya tidak kebingungan kalau ingin membuang sisa-sisa makanan.

Lotion

Nggak cuma mau ke pantai aja, kalau mau ke Borobudur kita juga harus bawa lotion. Buat sebagian orang, mungkin payung aja cukup. Tapi sebetulnya lotion juga penting untuk menghindari kulit kita dari sengatan matahari. Kalau datang di musim kemarau, panasnya Borobudur itu benar-benar menyengat. Jadi nggak ada salahnya bawa lotion.

Candi Borobudur berdiri di atas tanah terbuka yang tidak terhalang pepohonan. Hal ini membuat terik matahari benar-benar terasa. Sengatan cahaya itu sangat mengganggu mata dan semua terlihat silau. Nah, di sini lah peran kacamata hitam sangat diperlukan. Jangan sampaikeindahan Borobudur terganggu sengata matahari.

Kamera sebetulnya juga nggak kalah penting dari payung, air minum, kacamata hitam dan lotion. Tapi kayaknya wisatawan sekarang ini nggak mungkin lupa sama yang namanya kamera. Satu saran saya, jangan foto sambil naik ke atas stupa ya! Soalnya itu dilarang karena bisa merusak stupa. Lagipula, Borobudur itu kan tempat suci, jadi kita harus menghargai.

*Tulisan ini juga pernah tayang di Kompasiana.

Baca artikel lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *